Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

13 Februari 2013

RASISME DAN KOLONIALISME DARWIN



RASISME DAN KOLONIALISME DARWIN



Teman dekat Darwin, Profesor Adam Sedgwick, termasuk salah seorang yang melihat bahaya yang akan dimunculkan teori evolusi di masa mendatang. Setelah membaca dan menyelami isi The Origin of Species, ia mengatakan: “Jika buku ini diterima masyarakat luas, maka buku ini akan memunculkan kebiadaban terhadap ras manusia yang belum pernah tersaksikan sebelumnya.”7 Dan ternyata waktu menunjukkan bahwa kekhawatiran Sedgwick terbukti benar. Abad ke-20 telah tercatat dalam sejarah sebagai zaman kegelapan di mana manusia melakukan pembunuhan masal terhadap sesamanya hanya karena ras atau suku bangsa mereka.
Dalam sejarah manusia, diskriminasi dan pembantaian dengan alasan yang sama tersebut memang telah terjadi sejak sebelum Darwin. Namun Darwinisme telah memberikan alasan ilmiah dan pembenaran palsu atas tindakan tersebut.

“Pelestarian Ras-Ras Pilihan...”

SEJARAH SINGKAT DARWINISME

SEJARAH SINGKAT DARWINISME



Sebelum menelaah berbagai penderitaan dan bencana yang ditimpakan Darwinisme kepada dunia, marilah kita mempelajari sejarah Darwinisme secara sekilas. Banyak orang percaya bahwa teori evolusi yang pertama kali dicetuskan oleh Charles Darwin adalah teori yang didasarkan atas bukti, pengkajian dan percobaan ilmiah yang dapat dipercaya. Namun, pencetus awal teori evolusi ternyata bukanlah Darwin, dan, oleh karenanya, asal mula teori ini bukanlah didasarkan atas bukti ilmiah.
Pada suatu masa di Mesopotamia, saat agama penyembah berhala diyakini masyarakat luas, terdapat banyak takhayul dan mitos tentang asal-usul kehidupan dan alam semesta. Salah satunya adalah kepercayaan tentang “evolusi”. Menurut legenda Enuma-Elish yang berasal dari zaman Sumeria, suatu ketika pernah terjadi banjir besar di suatu tempat, dan dari banjir ini tiba-tiba muncul tuhan-tuhan yang disebut Lahmu dan Lahamu. Menurut takhayyul yang ada waktu itu, para tuhan ini pertama-tama menciptakan diri mereka sendiri. Setelah itu mereka melingkupi keseluruhan alam semesta dan kemudian membentuk seluruh materi lain dan makhluk hidup. Dengan kata lain, menurut mitos bangsa Sumeria, kehidupan terbentuk secara tiba-tiba dari benda tak hidup, yakni dari kekacauan dalam air, yang kemudian berevolusi dan berkembang.
Kita dapat

SELAMAT DATANG SAHABAT, IKHWAN & AKHWAT SEMUA

Siapkan Dan pasang headset anda pabila sedang melihat atau surfing agar tarsa lebih uwenak.... asyiik.

Terima Kasih atas kunjungan Anda


ShoutMix chat widget

slide