Tampilkan postingan dengan label obat herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat herbal. Tampilkan semua postingan

29 Desember 2012


Cabe Jawa

(Piper retrofractum Vahl.)
Sinonim :
= P.longum, Bl. = P.officinarum, (Miq.), DC. = Chavica offi- cinarum, Miq. = C. maritime, Miq.

Familia :
Piperaceae

Uraian :
Cabe jawa merupakan tumbuhan asli Indonesia, ditanam di pekarangan, ladang, atau tumbuh liar di tempat-tempat yang tanahnya dak lembap dan berpasir seperti di dekat pantai atau di hutan sampai ketinggian 600 m dpl. Tumbuhan menahun, batang percabangan liar, tumbuh memanjat; rnelilit, atau melata dengan akar lekatnya, panjangnya dapat mencapai 10 m. Percabangan dimulai dari pangkalnya yang keras dan menyerupai kayu. Daun tunggal, bertangkai, bentuknya bulat telur sampai lonjong, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas licin, permukaan bawah berbintik-bintik, panjang 8,5 - 30 cm, lebar 3 - 13 cm, hijau. Bunga berkelamin tunggal, tersusun dalam bulir yang tumbuh tegak atau sedikit merunduk, bulir jantan lebih panjang dari bulir betina. Buah majemuk berupa bulir, bentuk bulat panjang sampai silindris, bagian ujung agak mengecil, permukaan tidak rata, bertonjolan teratur, panjang 2 - 7 cm, garis tengah 4 - 8 mm, bertangkai panjang, masih muda berwarna hijau, keras dan pedas, kemudian warna berturut-turut menjadi kuning gading dan akhirnya menjadi merah, lunak dan manis. Biji bulat pipih, keras, cokelat kehitaman. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.


Nama Lokal :
Cabean, cabe alas, cabe areuy, cabe jawa, c. sula (Jawa),; Cabhi jhamo, cabe ongghu, cabe solah (Madura).; Lada panjang, cabai jawa, cabai panjang (Sumatera).; Cabia (Makasar). Long pepper (Inggris);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kejang perut, muntah, perut kembung, mulas, disentri, diare, ; Sukar buang air besar, sakit kepala, sakit gigi, batuk, demam,; Hidung berlendir, lemah syahwat, sukar melahirkan, neurastenia,; Tekanan darah rendah, pencernaan terganggu, rematik goat, ; tidak hamil:rahim dingin, membersihkan rahim, badan lemah, ; Stroke, nyeri pinggang, kejang perut.;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Buah yang sudah tua tetapi belum masak, akar, dan daun, dikeringkan.

lNDIKASI :
Buah cabe jawa dapat digunakan untuk mengatasi:
- kejang perut, muntah-muntah, perut kembung, mulas,
- disentri, diare,
- sukar buang air besar pada penderita penyakit hati,
- sakit kepala, sakit gigi,
- batuk, demam,
- hidung berlendir,
- lemah syahwat,
- sukar melahirkan,
- neurastenia, dan
- tekanan darah rendah.

Bagian akar dapat digunakan untuk:
- kembung, pencernaan terganggu,
- tidak dapat hamil karena rahim dingin,
- membersihkan rahim setelah melahirkan,
- badan terasa lemah,
- stroke,
- rematik, gout, dan nyeri pinggang.

Daun dapat digunakan untuk mengatasi:
- kejang perut dan
- sakit gigi.

CARA PEMAKAIAN :
Buah sebanyak 2,5 - 5 g dijadikan pil atau direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, buah dijemur kering lalu digiling menjadi bubuk. Bubuk ini dihirupkan melalui hidung atau dimasukkan ke gigi yang berlubang (karies dentis). Juga digunakan untuk rematik dan parem setelah melahirkan.
Akar sebanyak 2,5 g direbus, atau dijadikan pil, bubuk. Pemakaian luar untuk obat luka dan sakit gigi. Daun untuk obat kumur pada radang mulut.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Neurastenia :
    Cabe jawa 6 butir, rimpang alang-alang 3 batang, rimpang lempuyang
    3/4 jari, daun sambiloto segar 1 genggam, gula enau 3 jari, dicuci
    dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih
    sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
    Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

2. Masuk angin :
    Cabe jawa 3 butir, daun poko (Mentha arvensis L.) dan daun
    kesumba keling (Bixa orellana L.), masing-masing 3/4 genggam, gula
    enau 3 jari. Bahan-bahan tersebut dicuci lalu dipotong-potong
    seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4
    gelas. Setelah dingin saring, lalu minum 3 kali sehari @ 3/4 gelas.

3. Membersihkan rahim setelah melahirkan, obat kuat:
    Akar kering cabe jawa sebanyak 3 g digiling halus. Seduh dengan
    air panas, hangat-hangat diminum sekaligus.

4. Pencernaan terganggu, batuk, ayan, demam sehabis melahirkan,       menguatkan larnbung, paru dan jantung :
    Buah cabe jawa kering sebanyak 5 g ditumbuk halus. Tambahkan
    madu secukupnya sambil diaduk merata, lalu diminum sekaligus.

5. Sakit gigi :
    a. Daun cabe jawa yang segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu
       ditumbuk. Seduh dengan 1/2 gelas air panas. Selagi hangat
       disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur.
    b. Akar lekat dikunyah beberapa saat, lalu dibuang.

6. Kejang perut :
    Daun cabe jawa segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu ditumbuk.
    Seduh dengan 1 gelas air panas. Selagi hangat disaring Ialu
    diminum sekaligus

7. Urus-urus untuk penderita penyakit hati :
    Cabe Jawa 3 butir dan rimpang lempuyang seukuran ibu jari
    ditumbuk. Tambahkan 1 sendok makan air matang sambil diaduk
    rata, lalu peras dan saring. Airnya diminum sekaligus.

8. Demam :
    Buah yang kering sebanyak 3 g digiling halus, lalu diseduh dengan
    1/2 gelas air panas. Kemudian minumlah bersama ampasnya selagi
    hangat.

CATATAN : Penderita panas dalam dan perempuan hamil dilarang minum ramuan tumbuhan ini.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS Buah rasanya pedas dan panas, masuk meridian limpa dan lambung. Akar cabe jawa pedas dan hangat rasanya. KANDUNGAN KIMIA : Buah cabe jawa mengandung zat pedas piperine, chavicine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-undecylenyl-3,4-methylenedioxy benzene, piperidin, rninyak asiri, isobutyideka-trans-2-trans-4-dienamide, dan sesamin. Piperine mempunyai daya antipiretik, analgesik, antiinflamasi, dan menekan susunan saraf pusat. Bagian akar mengandung piperine, piplartine, dan piperlonguniinine.


Bunga Matahari

(Helianthus annuus Linn.)
Sinonim :
Familia :
Compositae

Uraian :
Herba anual (umumya pendek, kurang dari setahun), tegak, berbulu, tinggi 1 - 3 m, Ditanam pada halaman dan taman-taman yang cukup mendapat sinar matahari, sebagai tanaman hias. Termasuk tanaman berbatang basah, daun tunggal berbentuk jantung, bunga besar/bunga cawan, dengan mahkota berbentuk pita disepanjang tepi cawan, berwarna kuning, dan di tengahnya terdapat bunga-bunga yang kecil berbentuk tabung, warnanya coklat.


Nama Lokal :
bungngong matahuroi, bungka matahari, purbanegara; Bunga panca matoari, bunga teleng matoari, Sungeng; kembang sarengenge, kembhang mataare, bungga ledomata; kembang sangenge, kembhang tampong are; Xiang ri kui (China).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hipertensi, Sakit kepala, Sakit gigi, nyeri menstruasi, reumatik; Nyeri lambung, radang payudara, Sulit melahirkan, Disentri, Campak; Infeksi saluran kencing, Bronkhitis, Batuk, Keputihan, Malaria;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Seluruh tanaman.  Untuk penyimpanan: dikeringkan.

KEGUNAAN:
Bunga: Tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala,
           pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi (dysmenorrhoe), nyeri
           lambung (gastric pain), radang payudara (mastitis), rheumatik
           (arthritis), sulit melahirkan.
Biji: Tidak nafsu makan, lesu, disenteri berdarah, merangsang
       pengeluaran rash (kemerahan) pada campak, sakit kepala.
Akar: Infeksi saluran kencing, radang saluran nafas (bronchitis), batuk
        rejan (pertussis), keputihan (leucorrhoe).
Daun: Malaria.

Sumsum dari batang dan dasar bunga (reseptaculum):
   Kanker lambung, kanker esophagus dan malignant mole. Juga untuk
   nyeri lambung, buang air kemih sukar dan nyeri (dysuria), nyeri buang
   air kemih pada batu saluran kencing, air kemih berdarah (hematuria)
   dan ari kemih berlemak (chyluria).

PEMAKAIAN:
Bunga: 30 - 90 gr.
Dasar bunga (Receptaculum): 30 - 90 gr.
Sumsum dari batang: 15 - 30 gr.  rebus.
Akar : 15 - 30 gr.

PEMAKAIAN LUAR: Terbakar, tersiram air panas, rheumatik.

CARA PEMAKAIAN:
Bunga (Flower head) :
1. Sakit kepala:
    25 - 30 gr bunga + 1 butir telur ayam (Tidak dipecahkan) + 3 gelas
    air, direbus menjadi 1/2 gelas. Diminum sesudah makan, 2 x sehari.

2. Radang payudara (Mastitis):
    Kepala bunga (tanpa biji), dipotong halus-halus, kemudian dijemur. 
    Setelah kering digongseng/sangrai sampai hangus, kemudian
    digiling menjadi serbuk/tepung. Setiap kali minum 10-15 gr,
    dicampur arak putih + gula + air hangat. 3 kali sehari, minum
    pertama kali harus keluar keringat. (Tidur pakai selimut).

3. Rheumatik:
    Kepala bunga digodok sampai menjadi kanji, ditempelkan ke tempat
    yang sakit.

4. Disentri :
    30 gr biji diseduh, kemudian ditim selama 1 jam. Setelah diangkat,
    ditambahkan gula batu secukupnya, minum.

Akar :
1. Kesulitan buang air besar dan kecil: 
    15 - 30 gr akan segar direbus, minum.

2. Infeksi saluran kencing:
    30 gr akar segar direbus. (jangan lama-lama, sewaktu baru mendidih,
    diangkat), minum.

CATATAN : Sumsum dari batang dan dasar bunga berisi hemicellulose, yang menghambat sarcoma 180 dan ehrlich ascitic carcinoma pada tikus. Ekstrak dari sumsum dapat menghancurkan nitrosamine dan dapat untuk pencegahan dan pengobatan tumor saluran cerna (Tractus           digestivus).

PERHATIAN : Wanita hamil dilarang minum rebusan bunga !

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Rasa lembut, netral. Bunga: Menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa nyeri (analgetik). Biji : Anti dysentery, merangsang pengeluaran cairan tubuh (hormon, enzym, dll.), merangsang pengeluaran campak (measles). Daun: Anti radang, mengurangi rasa nyeri, anti malaria. Akar: Anti radang, peluruh air seni, pereda batuk, menghilangkan nyeri. Sumsum dari batang dan dasar bunga: Merangsang energi vital, menenangkan liver, merangsang pengeluaran air kemih, menghilangkan rasa nyeri pada waktu buang air kemih. KANDUNGAN KIMIA: Bunga : Quercimeritrin, helianthoside A,B,C , oleanolic acid, echinocystic acid. Biji : Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene. Dalam 100 g minyak biji bunga matahari: Lemak total: 100, lemak jenuh: 9,8: lemak tidak jenuh: Oleat 11.7 dan linoleat 72.9, cholesterol: -.

25 Desember 2012


Adas

(Foeniculum vulgare Mill.)
Sinonim :
= E officinale, All. = Anethum foeniculum, Linn.

Familia :
Apiaccae (Umbelliferae)

Uraian :
Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berrnukjizat di Anglo-Saxon. Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang. Terna berumur panjang, tinggi 50 cm - 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 - 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi. Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 - 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 - 1 0 em, panj' ang gagang bunga 2 - 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 - 10 mm, lebar 3 - 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya. Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

21 Desember 2012

Apel (Pyrus malus, Linn)

Sinonim :
= Malus sylvestris, Mill

Familia :
Rosaceae

Uraian :
Apel (Pyrus malus) dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Tumbuhan ini di Eropa dibudidayakan terutama di daerah subtropis bagian Utara. Sedang apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur. Atau juga berasal dari daerah Gunung Pangrango, Jawa Barat. Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan apel dikatagorikan sebagai salah satu anggota keluarga mawar-mawaran dan mempunyai tinggi batang pohon dapat mencapai 7-10 meter. Daun apel sangat mirip dengan daun tumbuhan bunga mawar. Berbentuk bulat telur dan dihiasi gerigi-gerigi kecil pada tepiannya. Pada usia produktif, apel biasanya akan berbunga pada sekitar bulan Juli. Buah apel yang berukuran macam-macam tersebut sebenarnya merupakan bunga yang membesar atau mengembang sehingga menjadi buah yang padat dan berisi.

Manfaat Alpukat                                    (Persea gratissima Gaertn.)

Sinonim : = P. americana, Mill.
Familia : Lauraceae
Uraian : Pohon buah dari Amerika Tengah, tumbuh liar di hutan-hutan, banyak juga ditanam di kebun dan di pekarangan yang lapisan tananhnya gembur dan subur serta tidak tergenang air. Walau dapat berbuah di dataran rendah, tapi hasil akan memuaskan bila ditanam pada ketinggian 200-1.000 m di atas permukaan laut (dpl), pada daerah tropik dari subtropik yang banyak curah hujannya. Pohon kecil, tinggi 3-10 m, berakar tunggang, batang berkayu, bulat, warnanya coklat kotor, banyak bercabang, ranting berambut halus. Daun tunggal, bertangkai yang panjangnya 1,5-5 cm, kotor, letaknya berdesakan di ujung ranting, bentuknya jorong sampai bundar telur memanjang, tebal seperti kulit, ujung dan pangkal runcing, tepi rata kadang-kadang agak rmenggulung ke atas, bertulang rnenyirip, panjang 10-20 cm, lebar 3-10 cm, daun muda warnanya kemerahan dan berambut rapat, daun tua warnanya hijau dan gundul. Bunganya bunga majemuk, berkelamin dua, tersusun dalam malai yang keluar dekat ujung ranting, warnanya kuning kehijauan. Buahnya buah buni, bentuk bola atau bulat telur, panjang 5-20 cm, warnanya hijau atau hijau kekuningan, berbintik-bintik ungu atau ungu sarna sekali berbiji satu, daging buah jika sudah masak lunak, warnanya hijau, kekuningan. Biji bulat seperti bola, diameter 2,5-5 cm, keping biji putih kemerahan. Buah alpokat yang masak daging buahnya lunak, berlemak, biasanya dimakan sebagai es campur atau dibuat juice. minyaknya digunakan antara lain untuk keperluan kosmetik. Perbanyakan dengan biji, cara okulasi dan cara enten.

22 Desember 2009

SUNCREAM SUMBAWA CREAM OIL

 SUNCREAM SUMBAWA CREAM OIL

Komposisi:
Terbuat dari bahan-bahan alami dan aman, diantaranya : sereh oil, gandapura, ekalyptus oil, dan menthol crystal. Tidak menggunakan alcohol, sehingga tidak memberikan efek dingin seperti balsem biasa. Wangi yang menyegarkan

Indikasi :
- Aman dari gangguan nyamuk
- Inhaler : hisap pada ujung botol ( bila flu, mengantuk)
- Sesak nafas : olesi kepal tangan, hisap berulang kali.
- Menghangatkan badan
- Keseleo, Pegal, Reumatik, Asam Urat, Varises
-masuk angin, sakit perut, demam, sakit kepala
-jerawat, pecah-pecah kulit tumit
-gatal2, gigitan serangga, kutu air
-panu, jamur, balas bogo, bau kaki
-ketombe
-proses lanjut patah tulang

TIAP KEMASAN :
tiap botol isi 120 ml
1 pak isi 10 botol

20 Desember 2009

HONEY LIVE

HONEY LIVE
Madu Sehat Untuk Stamina Prima Pria & Wanita
Honeylive adalah Madu Hutan Asli 100% yang diracik dengan minyak zaitun dan
minyak habbatussauda (Mengandung Omega 3,6, & 9)
Sangat di ajurkan diminum setiap hari 2-3 sdm
Membantu mencegah osteoporosis (tulang keropos), gangguan pencernaan,
maag, radang usus, insomia, menurunkan kolesterol, menguatkan jantung dan ginjal.

Komposisi : Pure Honey, Black Seed Oil, Olive Oil



HABBAT`S BLACKSEED HONEY

Madu murni import berkualitas dari Mesir yang merupakan madu yang dihasilkan oleh lebah penghisap bunga Habbatussauda (Black Seed).
Berkhasiat untuk:
  • Meningkatkan stamina tubuh
  • Memperbaiki fungsi pencernaan
  • Lever
  • Memulihkan stamina pasca sakit atau luka bekas operasi
  • Sangat baik untuk orang dewasa dan lanjut usia
  • Menghentikan penyebaran sel-sel kanker
  • Membunuh bakteri
  • Rasanya sangat lezat, cocok digunakan sebagai selai untuk roti atau pengganti gula
  • sangat baik bagi jantung dan syaraf
  • Menyembuhkan TBC dan saluran pernapasan bagian atas


Kemasan : Botol kaca
Isi : 250 gr

Aturan Pakai : 1 - 2 sendok makan setiap hari sebelum makan, lebih optimal jika diseduh dengan air hangat sehingga efeknya menjadi berlipat ganda dan mudah diserap usus

HABBAT`S KID HONEY

"Rasanya enak" Mengandung : Omega 3, 6, dan 9.
Sangat baik untuk pertumbuhan otak dan menambah nafsu makan.
Juga berkhasiat untuk menurunkan panas atau demam, membantu
memelihara kesehatan, dan meningkatkan stamina anak


Kemasan : Botol kaca
Isi netto : 135 gr
Aturan Pakai : 2 x 1 - 2 sendok teh sebelum makan

HabbatS Kurma Plus


Habbats Kurma Plus
Terbuat dari Kurma, Minyak Habbatussauda dan madu murni, berkhasiat untuk :
  • Menambah Energi dan stamina
  • Menyehatkan lambung (mengurangi asam lambung)
  • Menyehatkan Liver
  • Menenangkan syaraf syaraf
  • Kaya akan kalsium dan zat besi sehingga sangat cocok bagi ibu pasca melahirkan, dimana zat besi dan kalsium banyak terbuang disaat melahirkan
  • Membantu dalam pembentukan ASI
  • Menghaluskan kulit
Isi Netto : 140 ml dalam botol kaca
Dosis : 2x2 sendok makan

SELAMAT DATANG SAHABAT, IKHWAN & AKHWAT SEMUA

Siapkan Dan pasang headset anda pabila sedang melihat atau surfing agar tarsa lebih uwenak.... asyiik.

Terima Kasih atas kunjungan Anda


ShoutMix chat widget

slide